6/27/2012

Tugas Softskill Resensi Novel

  • Judul : Bianglala Cinta Lima Jomblo
  • Tokoh : Guyudasa (komedian), Laa Tahzan (pemilik toko buku), Sibijeh Mato (kolomnis), Garudeya (Pebisnis MLM), dan Benua (dubber)
  • Penulis : Tasaro
  • Penerbit : Syaamil Cipta Media
  • Tahun Terbit : 2005
  • Jumlah Halaman : 240 halaman



Resensi Novel

Bercerita tentang persahabatan 5 pria lajang, Guyudasa, Laa Tahzan, Sibijeh Mato, Garudeya, dan Benua adalah Lima jomblo yang tinggal dalam satu rumah kontrakan yang punya cara tersendiri menikmati gemerlap kota metropolitan, bandung. Mereka tinggal satu rumah kontrakan di Jalan Dago no. 335.

Laa Tahzan (Tahzan) adalah pemilik sebuah toko buku, pria yang memiliki darah Pakistan-Mesir. Garudeya (Garu) seorang pebisnis MLM, anak orang kaya tapi tak mau bergantung pada ortunya yang pemilik beberapa SPBU, punya hubungan kurang harmonis dengan ortunya. Guyudasa, seorang komedian, yang jam kerjanya alias show setiap malam, kecuali Sabtu tentu. Sibijeh Mato (Sibi) pria asli Aceh, kolumnis sebuah harian kota Bandung yang kehilangan hampir semua keluarganya saat tsunami. Dan Benua (Ben), seorang dubber.kelima jomblo tersebut melakukan ritual rahasia setiap malam minggu. Sabtu malam minggu adalah waktu yang tak bisa diganggu-gugat. Lima jomblo tersebut harus hadir, dan mereka memang bersepakat, kegiatan apapun diusahakan sebisa mungkin (kalau perlu harus) menyingkir bila waktunya bersamaan dengan 'malam mingguan' mereka.

Cerita berjalan dari satu tokoh ke tokoh lain. Guyu yang penasaran dengan wanita misterius yang hadir setiap ia show, namun wanita itu selalu hilang tanpa ia sadari. Sibi dengan kesibukannya mencari ide-ide segar untuk Curhat si Sibi. Garu yang tiba-tiba menghilang, membuat keempat jomblo lain bingung, namun tiba-tiba muncul dan mengaku habis menjadi figuran sebuah film bioskop. Benua yang tiba-tiba minta dicariin istri oleh Tahzan, lantas dibawa Tahzan ke tempat mangkal waria, ke mal, hingga akhirnya mentok ke seorang ustadz (lho?). Juga Sibi yang mendapati email-email aneh dari pengirim misterius di mailboxnya. Asyik sekali mengikutinya, apalagi cerita cowok ditulis oleh cowok juga, dan sepertinya banyak juga yang pengalaman pribadi Tasaro dan teman-temannya (sepertinya... :-)).

Ada banyak sindiran-sindiran, tentang pria yang me-rebonding rambutnya, tentang pengiriman putri Indonesia ke ajang Miss Universe, tentang pemerintah kota Bandung yang hanya mempercantik kota saat ada event besar (Konferensi Asia Afrika), tentang waria (saya menemukan 'kesamaan' dengan Wandu), dan 'tentang' lain, yang menyelip di antara dialog dan narasi.

Bertaburan juga quote-quote dari tokoh terkenal. Juga unik, karena Penulis, Tasaro, menyelipkannya di dialog. Dan tak perlu mengaku-ngaku itu kalimat ciptaan sendiri, tapi Tasaro memberi keterangan langsung siapa pembuat quote itu.

Satu kelebihan Tasaro yang lain adalah caranya menyampaikan pesan yang smooth. Bila penulis lain berbicara tentang “menjauhi” pacaran mungkin melalui tokoh berjilbab atau berjenggot :-), tapi Tasaro tidak. Seorang gadis melayu, berambut legam, dingin, dan cuek bernama Shekina (salah satu tokoh di novel tesebut), "Saya tidak pacaran. Saya memilih untuk tidak pacaran. Buat saya, cinta sebelum menikah itu bohong besar. Mereka bicara cinta, pengorbanan, kesetiaan, itu semua bohong besar. Kalau kamu sudah menikah, kamu tak punya kompensasi untuk berkorban. Kamu harus bekerja untuk menghidupi anak istri kamu. Kamu hanya akan memikirkan, bagaimana membesarkan anak kamu, memberi dia fasilitas terbaik. Dan kamu tak pernah berpikir untuk meminya bayaran. Kamu tulus melakukannya. Itulah pengorbanan".

Novel yang sangat bagus yang ceritanya padat dan berisi, penuh dengan inspirasi, menghibur, dan tidal berlebihan atau dalam bahasa gaulnya tidak lebay dalam menyampaikan pesan-pesan yang disampaikan.
Read More..

5/02/2012

Analisis Jurnal Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Penjaja Makanan dan Minuman

Nama Penulis di jurnal ini hanya ada satu penulis, penulis tersebut tidak mencantumkan informasi seperti email dan alamat, hanya berupa informasi seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi disebuah universitas.

ABSTRAK
Abstrak dalam jurnal ini sudah sesuai dengan kaidah penulisan yang benar yaitu memuat tujuan penelitian, metode penelitian dan hasil yang telah diringkas dari penulisan. Namun terdapat sedikit kekurangan yaitu kurangnya kata kunci didalam abstak tersebut.

PENDAHULUAN
Pendahuluan sudah sesuai kaidah dengan fenomena-fenomena yang terjadi. Dapat dijelaskan secara padat dan ringkas. Namun kurang mendetail dalam penjelasan tujuan penelitian tersebut.

TINJAUAN PUSTAKA
Sudah sangat sesuai dengan memasukkan banyak teori dari buku dan sejenisnya dengan mencantumkan nama penulis dan tahun penulisannya. Serta masih dalam ruang lingkup yang sama dengan tema yang dipilih oleh penulis. Selain itu, teori yang terdapat dalam tinjauan pustaka ini sangat lengkap.

METODE PENELITIAN
Metode penelitian sudah memenuhi syarat. Terdapat variabel-variabel yang lengkap untuk meneliti objek sesuai dengan tema yang ada. Dalam dalam metode penelitian ini, dijelaskan dengan teknik apa pengumpulan data dilakukan serta ditambahkan denga adanya hipotesis (dugaan sementara) untuk mendukung kelengkapan metode penelitian.

Hasil dan Pembahasan
Dalam jurnal ini, kurangnya kata-kata hasil dalam judul sub babnya. Namun secara keseluruhannya, hasil dan pembahasan dalam bagian ini sudah sangat bagus. Mencakup semua hasil, serta ditambahnkan hasil dari Ho dan Ha mana yang diterima dan yang ditolak.

Kesimpulan
Jurnal ini kurangnya saran yang ditunjukkan untuk penulis agar dapat mengembangkan penelitiannya secara teoritis dan objektif.

Daftar Pustaka
Dalam penyusunan daftar pustaka di jurnal ini, terdapat ketidakteraturan penulisan urutan daftar pustaka dikarenakan tidak sesuai abjad sesuai kaidah yang berlaku. Read More..

3/18/2012

Paragraf Induktif

Paragraf Induktif adalah kalimat utama yang berada diakhir paragraf sesuai dengan ciri-ciri dari paragraph induktif. Oleh karena itu, agar kesimpulan yang diambil sesuai dengan kenyataan, data, fakta, bukti, referensi, dan keterangan lain yang dijadikan dasar pengambilan kesimpulan haruslah lengkap dan akurat.




Contoh Paragraf Induktif:


Kebanyakan dari kita lebih menyukai Microsoft Word, meskipun banyak aplikasi yang bisa digunakan, bahkan ada juga yang gratis. mungkin karena program ini lebih praktis dan mudah digunakan.


Seperti versi sebelumnya, Microsoft Word 2007 juga terinstal dalam kesatuan Microsoft Office 2007. jika anda sudah menginstalnya, untuk menjalankan program tesebut cukup dengan mengklik Start > All Program > Microsoft Office > Microsoft Office Word 2007. Itulah cara menjalankan program Microsoft Office Word 2007 dengan mengikuti langkah-langkah tersebut. Read More..

Paragraf Deduktif



Paragraf Deduktif adalah kalimat utama yang berada di awal paragraf sesuai dengan ciri-ciri dari paragraph deduktif. Oleh karena itu, agar kesimpulan yang diambil sesuai dengan kenyataan, data, fakta, bukti, referensi, dan keterangan lain yang dijadikan dasar pengambilan kesimpulan haruslah lengkap dan akurat.


Contoh Paragraf Deduktif:

Berbeda dengan versi sebelumnya, perubahan yang mencolok dari Microsoft Office 2007 adalah tampilannya, terutama menu. sampai versi microsoft office 2003, tampilan menunya berbentuk drop down, dan berubah menjadi bentuk tab atau lebih dikenal dengan tab ribbon pada versi Microsofta office 2007. 

Jika sebelumnya terbiasa menggunakan shortcut, pada versi ini pun tetap bisa menggunakannya. dan ini akan cukup membantu pada awal adaptasi dengan struktur menu yang baru.
Read More..