11/07/2010

Banjir Menewaskan Warga Thailand

Foto: Google
Banjir bandang yang menimpa Thailand bagian utara telah menewaskan sedikitnya 122 orang dalam satu minggu terakhir dan membuat jutaan warga terkena dampaknya. Hampir seluruh kegiatan pariwisata di daerah tersebut juga dilaporkan lumpuh dengan para wisatawan yang terjebak di hotel-hotel mereka. Sejauh ini menurut laporan dari pemerintah Thailand, seperti yang dikutip laman harian Bangkok Post, tempat tinggal lebih dari enam juta orang terendam banjir. Ladang-ladang mereka serta peternakan juga mereka dilaporkan rusak.
Ribuan tentara dikerahkan pemerintah untuk membantu mereka yang terjebak banjir di dalam rumahnya di kota Hat Yai. Lebih dari 150.000 orang di kota ini terkena dampak banjir.
Banjir mulai surut di beberapa bagian kota Hat Yai, yang terkenal sering didatangi oleh wisatawan asal Singapura dan Malaysia. Namun, menurut laporan dari dinas kepariwisataan Thailand, lebih dari 100 wisatawan asing masih terjebak di hotel mereka pada Kamis, 5 November 2010.
Untuk membersihkan kota dari sisa-sisa banjir, walikota Hat Yai, Prai Pattana mencanangkan hari “Pembersihan Besar-besaran Hat Yai” pada Kamis untuk membantu warga secepatnya pulih dari banjir.
Pattana mengatakan bahwa daerah tujuan wisata di selatan tersebut akan kembali normal dalam waktu tiga hari. Tercatat 90 persen hotel dan apartemen-apartemen di daerah tersebut terkena dampak banjir.
Sebanyak 50 dari 76 provinsi di Thailand dilanda banjir, namun banjir telah mereda pada 19 provinsi. Sementara itu, Bangkok masih belum dilanda banjir besar, namun pemerintah kota masih terus waspada.
Pemerintah Thailand mengatakan akan memberikan bantuan sebesar US$170 atau sekitar Rp. 1,5 juta kepada para korban banjir di Thailand.

Sumber: Yahoo! News Read More..

11/06/2010

Penyumbang Oksigen Terbesar Untuk Kebutuhan Kita di Bumi

Ialah Plankton yang suka mencuri resep rahasia krabby patty dari Mr. Crab dan juga Sponge Bob.
 Plankton atau juga Fitoplankton ini adalah Organisme Hanyut yang tinggal di dasar laut yang dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi rantai makanan bagi kehidupan akuatik.Plankton ini terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Plankton hidup di pesisir pantai di mana ia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mencukupi. Ini penting untuk memungkinkannya terus hidup. Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak mengherankan bila ikan banyak terdapat di pesisir pantai. Itulah sebabnya kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan di kawasan itu.

Selain sisa-sisa hewan, plankton juga tercipta dari tumbuhan. Jika dilihat menggunakan mikroskop, unsur tumbuhan alga dapat dilihat pada plankton. Beberapa makhluk laut yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.



Plankton adalah organisme yang menyumbang 80% kebutuhan oksigen yang ada di bumi ini. dengan kemampuannya berespisari menghasilkan gelembung-gelembun oksigen yang terdapat di dalam laut, oksigen tersebut terlepas ke udara dan menjadi gas yang bisa kita nikmati sekarang.


Para ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan plankton secara tidak langsung dapat membuat awan yang dapat menahan sebagian sinar matahari yang merugikan. Sehingga plankton bisa membantu memperlambat proses pemanasan bumi.

Dierdre Toole dari Institusi Oceanografi Woods Hole (WHOI) dan David Siegel dari Universitas California, Santa Barbara (UCSB) adalah dua peneliti itu.

Penelitian yang dibiayai oleh NASA tersebut mengungkapkan ketika matahari menyinari lautan, lapisan atas laut (sekitar 25 meter dari permukaan laut) memanas, dan menyebabkan perbedaan suhu yang cukup tinggi dengan lapisan laut di bawahnya. Lapisan atas dan bawah tersebut terpisah dan tidak saling tercampur.

Plankton hidup di lapisan atas, tapi nutrisi yang diperlukan oleh plankton terdapat lebih banyak di lapisan bawah laut. Karenanya, plankton mengalami malnutrisi.

Akibat kondisi malnutrisi ditambah dengan suhu air yang panas, plankton mengalami stress sehingga lebih rentan terhadap sinar ultraviolet yang dapat merusaknya.

Karena rentan terhadap sinar ultraviolet, plankton mencoba melindungi diri dengan menghasilkan zat dimethylsulfoniopropionate (DMSP) yang berfungsi untuk menguatkan dinding sel mereka.

Zat ini jika terurai ke air akan menjadi zat dimethylsulfide (DMS). DMS kemudian terlepas dengan sendirinya dari permukaan laut ke udara.

Di atmosfer, DMS bereaksi dengan oksigen sehingga membentuk sejenis komponen sulfur. Komponen sulfur DMS itu kemudian saling melekat dan membentuk partikel kecil seperti debu. Partikel-partikel kecil tersebut kemudian memudahkan uap air dari laut untuk berkondensasi dan membentuk awan.

Jadi, secara tidak langsung, plankton membantu menciptakan awan. Awan yang terbentuk menyebabkan semakin sedikit sinar ultraviolet yang mencapai permukaan laut, sehingga plankton pun terbebas dari gangguan sinar ultraviolet.

Proses ini sebenarnya telah beberapa tahun dipelajari di laboratorium oleh para ilmuwan, namun proses alamiahnya baru kali ini dapat dipelajari.

Awan yang disebabkan oleh plankton ini, dipercaya dapat memperlambat proses pemanasan bumi, serta memiliki efek besar tehadap iklim bumi. Namun, untuk membuktikan hal tersebut, masih harus dilakukan penelitian lanjutan yang seksama.

Penelitian yang dilakukan di Laut Sargasso, lepas pantai Bermuda ini juga menemukan secara mengejutkan bahwa partikel DMS ini dapat terurai dengan sendirinya di udara setelah tiga sampai lima hari saja. Padahal, karbondioksida di udara, dapat bertahan hingga berpuluh-puluh tahun.

Karena penguraian alamiah DMS sangat cepat, DMS tidak akan menimbulkan efek rumah kaca, tidak seperti karbondioksida.



Sumber: beritabumi.or.id






Read More..

Asal Usul Maha Patih Gajah Mada Misterius?

Foto: Googgle

Gajah Mada ialah salah satu Patih, kemudian Mahapatih, Majapahit yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya.
(Meninggal 1364) ia memulai kariernya tahun 1313, perdana menteri Kerajaan Majapahit dan pahlawan nasional di Indonesia. Dia diyakini telah menyatukan seluruh nusantara. Penyair utama era, Prapanca. Universitas Indonesia pertama di Yogyakarta yang dinamai dengan nama dia (1946).
Asal usulnya misterius. Tak diketahui kapan dan di mana ia lahir. Ia memulai karirnya di Majapahit sebagai bekel. Karena berhasil menyelamatkan Prabu Jayanagara (1309-1328) dan mengatasi Pemberontakan Ra Kuti, ia diangkat sebagai Patih Kahuripan pada 1319. Dua tahun kemudian ia diangkat sebagai Patih Kediri.

Pada tahun 1329, Patih Majapahit yakni Aryo Tadah (Mpu Krewes) ingin mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menunjuk Patih Gajah Mada dari Kediri sebagai penggantinya. Patih Gajah Mada sendiri tak langsung menyetujui. Ia ingin membuat jasa dahulu pada Majapahit dengan menaklukkan Keta dan Sadeng yang saat itu sedang melakukan pemberotakan terhadap Majapahit. Keta & Sadeng pun akhirnya takluk. Patih Gajah Mada diangkat sebagai patih di Majapahit (1334).

Sumpah Palapa adalah suatu pernyataan/sumpah yang dikemukakan oleh Gajah Mada pada upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Majapahit, tahun 1258 Saka (1336 M).
Sumpah Palapa ini ditemukan pada teks Jawa Pertengahan Pararaton, yang berbunyi,
Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa".
Terjemahannya,
Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa".


Read More..

Laporan Bencana Meletusnya Gunung Merapi

Merapi Terus Meletus

Sumber foto: yahoo
Yogyakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan data korban tewas dalam musibah meletusnya Gunung Merapi. Menurut data yang telah diselidiki di berbagai tempat di sekitar daerah bencana, jumlah total korban tewas Merapi mencapai 116 orang dan luka-luka mencapai 218 yang telah dirilis. Sementara itu, BNPB juga merilis jumlah total pengungsi Merapi hingga saat ini. Berdasarkan data BNPB, jumlah total pengungsi sebanyak 198 ribu.

Terkait posko penampungan para pengungsi, Syamsul Maarif Kepala BNPB mengakui, titik pengungsian memang selalu berubah karena disesuaikan dengan keadaan. Namun demikian, untuk penempatan di GOR Maguwoharjo, Syamsul menilai lokasi tersebut cukup untuk 30 ribu orang, yang penting para pengungsi dapat memenuhi kebutuhan layak dan tercukupi.

Ketua BNPB itu menuturkan, memang ada tawaran dari tempat lain, seperti dari individu atau lembaga, yang menawarkan halaman mereka sebagai tempat pengungsian, seperti kampus dan asrama haji. "Tentu itu bisa, kami hargai itikad baik itu," tuturnya.
Syamsul juga menambahkan, situasi Merapi saat ini tetap awas. Oleh karena itu anggota TNI dan Polri akan tetap melakukan patroli seperti biasa di titik-titik rawan untuk menanggulangi jika pengungsi naik dan jika ada erupsi lagi. Selanjutnya, untuk mempermudah arus informasi, pihaknya juga akan membangun sistem informasi terpusat, yang akan dibantu oleh relawan Forum Risiko Bencana sebanyak 380 orang.

Sumber: detikNews Read More..